Polusi dari Turis Thailand Tutup 10 Spot Diving

Share Button

Polusi dari Turis Thailand Tutup 10 Spot Diving

122119_terumbu

Bangkok – Lagi, Thailand menutup tempat wisatanya. Kali ini beberapa spot diving karena banyak wisatawan yang dianggap merusak terumbu karangnya.

Setidaknya ada 10 spot diving di kawasan taman laut nasional Thailand yang ditutup. Ditengok dari CNN, Senin (30/5/2016), penutupan spot diving ini karena banyaknya terumbu karang yang mati dan rusak.

Selama 6 tahun terakhir, terumbu karang yang ada di perairan Thailand rusak sebanyak 40%-80%. Kerusakan menyebar dari Teluk Thailand sampai Laut Andaman, demikian dilaporkan oleh Direktur Divisi Taman Laut Nasional Thailand, Nattapol Rattanaphan.

Koh Ma Prao dan Koh Chumpon merupakan dua spot yang paling banyak kerusakannya. Setidaknya 80% dari terumbu karang mereka sudah berubah putih dan mati.

Pihak pemerintah Thailand menganggap kematian terumbu karang ini atas ulah turis juga. Banyaknya pengunjung yang datang menimbulkan sampah dan sisa makanan. Juga bahan bakar yang terbuang di laut, termasuk menyumbang kerusakan.

Selain turis, suhu air laut yang memanas juga menjadi andil kenapa banyak terumbu karang yang mati. Ditambah perubahan cuaca yang menimbulkan badai pun dianggap menambah kerusakan terumbu karang di sana.

Oleh karena itu, wisatawan harus mengecek ulang spot diving yang ingin dipilih di Thailand. Karena ada beberapa yang ditutup demi revitalisasi terumbu karang.

Pihak pemerintah Thailand tak sampai situ saja. Karena menurut Rattanaphan, mereka tengah menimbang-nimbang untuk menutup Phi Phi Islands, Phangga Bay dan Nopparattara atau tidak.

Share Button

Comments

comments