Komunitas Traveler Beraksi Keliling Jakarta

Share Button

Komunitas Traveler Beraksi Keliling Jakarta

104857_monas

Jakarta – Pada hari ini Komunitas d’Traveler bersama detikTravel akan memulai acara perdana jalan bareng keliling Jakarta. Sejumlah tempat bersejarah di Jakarta pun akan dikunjungi.

Setelah dideklarasikan pada Sabtu 28 November 2015 di Bogor, kini Komunitas d’Traveler yang merupakan blogger detikTravel mulai unjuk gigi. Mengangkat tema sejarah, Komunitas d’Traveler beraksi keliling Jakarta hari ini.

Pada Hari ini, Sabtu (19/12/2015) Komunitas d’Traveler bersama detikTravel mulai beraksi dan akan keliling sejumlah tempat bersejarah di Jakarta. Langit mendung dan hujan rintik-rintik di pagi hari pun tidak menyurutkan semangat untuk memulai acara perdana komunitas untuk keliling Jakarta.

Museum Nasional Indonesia atau yang akrab dikenal dengan Museum Gajah di jalan Medan Merdeka Barat No.12 menjadi tempat pertemuan para anggota Komunitas d’Traveler, sekaligus menjadi destinasi pertama yang akan dijelajahi untuk wisata sejarah keliling Jakarta.

“Temanya hari ini sejarah. Soalnya banyak orang yang tinggal di Jakarta tapi gak tahu sejarahnya. Kita mulai jam 10.00 WIB, langsung start, foto-foto di depan, lalu lanjut eksplore Museum Gajah,” tutur anggota Komunitas d’Traveler, Nanang saat diwawancarai detikTravel.

Rencananya Komunitas d’Traveler dan detikTravel akan mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di Jakarta. Beberapa destinasinya seperti Museum Nasional Indonesia atau disebut Museum Gajah, Museum Taman Prasasti, Museum Fatahillah dan berbagai tempat lainnya di Kawasan Kota Tua Jakarta.

“Sekitar lima atau enam tempat di Jakarta. Museum Gajah, Museum Taman prasasti, lanjut ke Kota lihat Museum Fatahillah yang jadi tempat lahirnya Jakarta,” ujar Nanang.

Acara jalan-jalan keliling Jakarta pun akan dilakukan dengan berjalan kaki serta mobil untuk menuju kawasan Kota Tua Jakarta. Diikuti oleh sekitar 20 peserta, para anggota Komunitas d’Traveler juga tampak ngejreng dengan dresscode baju berwarna merah. Langit boleh mendung, tapi semangat mengenal sejarah Jakarta sama sekali tidak goyah.

“Dresscodenya kita merah, untuk menandakan kalau Jakarta penuh semangat perjuangan,” jelas Nanang.

Kalau mau tahu seperti apa keseruan acara jalan-jalan keliling Jakarta Komunitas d’traveler bersama detikTravel hari ini, simak terus kehebohannya di sini!

Share Button

Comments

comments