Ketika Kepulauan Seribu Kebanjiran Wisatawan

Share Button

Ketika Kepulauan Seribu Kebanjiran Wisatawan

seribu3

Dari rilis Kementerian Pariwisata yang diterima detikTravel, Jumat (8/7/2016) di H+2 sudah ada 5.000-an wisatawan yang sudah mulai membanjiri Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara. Tujuan mereka sama. Semua ingin berlibur di Kepulauan Seribu.

Untuk urusan wisata, Kepulauan Seribu memang punya daya tarik yang tak kalah dengan destinasi lainnya. Namanya sekarang pun makin ngetop, semenjak Kepulauan Seribu sudah ditetapkan menjadi salah satu destinasi prioritas selain Danau Toba, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung, Borobudur Jateng, Bromo Tengger Semeru Jatim, Mandalika Lombok NTB, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara.

“Animo wisatawan yang ingin berwisata ke Kepulauan Seribu sangat tinggi. Di H+2 saja sudah ada sekitar 5.000-an orang yang menyeberang ke Kepulauan Seribu. Ada 25-30 kapal yang sudah kami siapkan untuk melayani penyeberangan ke enam pulau di H+2 Lebaran,” tutur Khairul Anwar, Kepala Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara.

Jumlah penumpang yang berangkat pada hari ini tercatat lebih besar dibandingkan dengan hari biasa yang rata-rata mengangkut 2.500 penumpang per hari. Khairul memprediksi, tren lonjakan wisatawan itu belum mencapai puncaknya. Dari pengalamannya, lonjakan puncak arus wisatawan ke Kepulauan Seribu, terjadi pada H+3 dan H+4 Lebaran. Artinya, arus penumpang menuju Kepulauan Seribu akan mencapai puncak pada 8 dan 9 Juli 2016.

“Saat arus puncak, jumlah penumpang yang berangkat ke Kepulauan Seribu bisa mencapai 7.000-8.000 orang. Kebanyakan wisatawan domestik. Dan kami sudah menyiapkan 25 sampai 30 kapal,” katanya.

Bagi Khairul, angka 7.000-8.000 orang sangat mungkin bisa tercapai. Kecenderungan padatnya lalu lintas menuju lokasi wisata lain di sekitar Jakarta, seperti Puncak dan Bandung, membuat Kepulauan Seribu menjadi destinasi ideal untuk menghabiskan masa libur Lebaran dan libur anak sekolah.

Share Button

Comments

comments