Isuzu mu-X Kembali Menantang Fortuner

Share Button

015752100_1458630290-mu-x

 

Berita Otomotif, AonBerita.com – Isuzu mu-X Kembali Menantang Fortuner, Isuzu Thailand resmi memperkenalkan varian baru Isuzu mu-X di gelaran Bangkok International Motor Show (BIMS). Varian baru ini menggunakan mesin Diesel Ddi Blue Power 1,9 liter dan 3,0 liter.

Isuzu mu-X 1.9 mengusung mesin Isuzu Diesel direct injection, in-line, commonrail, DOHC, VGS Turbo, intercooler berkapasitas 1.898 cc. Jantung mekanis yang dikawinkan dengan transmisi manual 6 percepatan atau otomatis 6 percepatanRev-Tronic ini sanggup menghembuskan tenaga 201 Tk dengan torsi 350 Nm.

Sementara mu-X 3.0 menggunakan basis mesin yang sama, hanya saja kapasitas mesinnya lebih besar yakni 2.999 cc. Tenaga yang mampu dikeluarkan mencapai 237 Tk dengan torsi 380 Nm. Mesin ini menggunakan transmisi otomatis enam percepatan overdrive dengan sistem Rev-Tronic.

Suspensi yang digunakan tetap sama dengan pendahulunya. Bagian depan menggunakan independent double wishbone arms, coil spring dengan shock absorbers dan stabilizer bar. Di belakang mengandalkan 5-link suspension coil spring dengan shock absorbers dan stabilizer bar.

Velg yang digunakan keduanya berukuran 17 inci dengan ukuran ban yang berbeda-beda. Menyoal fitur keselamatan, mobil ini mengadopsi ABS with dual G-Sensor, EBD, BA dan dual SRS Airbags.

Mengenai model baru ini, perwakilan PT Isuzu Astra Motor Indonesia mengatakan, pihaknya belum menentukan apakah model anyar ini akan dipasarkan di Indonesia atau tidak. Segala kemungkinannya masih dipelajari.

“(Untuk model ini) sedang dipelajari karena menyangkut banyak hal, sebagai APM kami tidak bisa langsung seenaknya terlebih lagi model ini sudah Euro 4,” ujar Maman Fathurrohman, Head Marketing Communication Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI).

Ia juga enggan memastikan jika model anyar ini ikut ambil bagian di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GiIAS) edisi 2016. “Nanti nunggu preskon GIIAS saja,” pungkasnya.

 

AonBerita

Share Button

Comments

comments