Air Sungai Tidak Menyatu di Brasil

Share Button

 Air Sungai Tidak Menyatu di Brasil

192834_sungbra1

Manaus – Nama kota Manaus di Brasil, seringkali luput dari perhatian traveler. Padahal di sanalah, terdapat keajaiban alam yang berupa pertemuan dua air sungai warnanya tidak menyatu. Satunya berwarna cokelat dan satunya lagi hitam.

Kota Manaus di bagian utara Brasil belum sepopuler Rio de Janeiro atau Sao Paulo. Manaus merupakan ibukota negara bagian Amazonas, dengan penduduknya mencapai angka 2 juta jiwa. Soal wisata, Manaus punya keajaiban alam yang hanya ada beberapa saja di dunia.

Dari informasi yang dirangkum detikTravel, Senin (21/12/2015) keajaiban alam tersebut adalah pertemuan dua air sungai yang warnanya tidak menyatu, yakni Sungai Rio Negro dan Sungai Amazon. Sungai Rio Negro warnanya hitam, sedangkan Sungai Amazon warnanya cokelat. Jadi, sungainya memiliki dua warna yaitu hitam dan cokelat.

Para ahli menilai, fenomena tersebut disebabkan oleh perbedaan suhu, kecepatan dan kepadatan air. Air Sungai Amazon yang lebih dingin, padat, dan lebih cepat bertemu dengan air sungai Rio Negro yang lebih hangat dan lambat, sehingga membentuk batas yang jelas. Air dari Sungai Amazon kental dengan pasir, sementara itu air Sungai Rio Negro berwarna hitam akibat endapan dari tumbuhan-tumbuhan di rawa-rawa.

Menariknya lagi, batas yang seolah memisahkan warna hitam dan warna cokelat membentang sepanjang sekitar 6 km ke arah hilir. Dari atas perahu, kedua warnanya benar-benar terlihat mencolok dan berbeda. Ajaib!

Masyarakat setempat, menyebut fenomena tersebut dengan nama Encontro das Aguas atau artinya pertemuan dua air. Beberapa operator tur setempat seperti Amazon Antonio Jungle Tours dan Amazon Ecopark menawarkan paket wisata naik perahu melihat dari dekat fenomena ini.

Waktu terbaik untuk ke sana, yakni dari bulan Januari sampai Juli saat arus sungai sedang deras-derasnya dan perbedaan warnanya mencolok sangat jelas. Di Swiss, juga ada fenomena pertemuan dua air sungai yang warnanya tidak menyatu seperti ini, yaitu di Jenewa. Baca selengkapnya di sini.

 

Share Button

Comments

comments